KKL-DR 2020 HARI KE 19

 




1. Cari sumber pendapatan baru

Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikannya dan hal ini juga dapat untuk mengurangi adanya kontak fisik. Atau mungkin bisa juga dengan menawarkan diri sebagai tenaga penyedia dan penyemprot desinfektan. Apapun itu, segera cari langkah inovatif untuk mencari sumber penghasilan baru yang penting halal.

2. Manfaatkan sisa dana yang ada

Biasanya bila seseorang terkena PHK, paling tidak rata-rata pasti mendapatkan pesangon bukan. Manfaatkan itu sebaik mungkin. Sebagian bisa untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari terutama terkait sembako segera sisihkan, dan sebagian lagi bisa diputar untuk modal usaha baru walaupun kecil-kecilan tidak ada salahnya kan memulai dari sekarang.



Berhutang sangat tidak disarankan terutama apabila Anda belum mendapatkan sumber penghasilan yang jelas untuk membayarnya. Lebih bijak bila Anda mencoba menjual barang2 dirumah yang mungkin sudah tidak terlalu dibutuhkan, siapa tahu ada teman dekat Anda atau saudara yang berminat membantu dengan membelinya. Bisa juga dengan menjual barang berharga kita seperti misalnya perhiasan emas bila memang benar2 membutuhkan uang cash.


4. Alokasikan dana yang ada untuk kebutuhan pokok terlebih dahulu

Dalam kondisi seperti ini, alangkah baiknya bila dana yang kita punya benar-benar dialokasikan untuk kebutuhan pokok terlebih dahulu terutama sembako. Misalnya untuk pembelian beras, minyak serta lauk pauk sehari-hari dengan sehemat mungkin. Kelihatannya remeh bukan, namun pemborosan kecil-kecil tersebut bila dibiarkan lama-lama menjadi besar dan itu tentunya bukan merupakan kebutuhan utama kita saat ini disaat pandemi corona melanda.

5. Mengajukan keringanan cicilan

Apabila Anda masih memiliki cicilan kredit di bank, misalnya kredit rumah, Anda bisa mengajukan perpanjangan tempo pembayaran sehingga cicilan Anda menjadi lebih ringan dan Anda sementara bisa fokus untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari supaya cukup.

6. Gunakan dana darurat seperlunya

Bila Anda masih memiliki simpanan dana darurat, pastikan untuk mengalokasikannya ke pos-pos yang benar-benar penting apabila Anda memang dengan terpaksa harus menggunakannya. Seperti misalnya membayar listrik, air, membayar SPP anak, ataupun cicilan-cicilan lain. Pastikan dana darurat termanfaatkan dengan baik. Untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari sebaiknya Anda memanfaatkan dari sumber penghasilan baru, jangan memakai dana darurat untuk kebutuhan sehari-hari bila tidak mendesak, supaya Anda tidak merasa masih memiliki stok banyak uang dan dana darurat Anda pun tidak habis sia-sia hanya untuk membeli hal-hal yang sebenarnya masih bisa diusahakan apalagi kalau tidak terlalu perlu.

Komentar